Bangun Hotel Pantai di Wilayah KEK Likupang, PT BMW Dorong Kemajuan Pariwisata Sulut

Manado, Tonseanews.id – Investasi pariwisata triliunan rupiah PT Bhineka Mancawisata (BMW) dengan membangun hotel pantai di wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, mendorong kemajuan pariwisata Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Minahasa Utara (Minut), dimana program pemerintah telah menetapkan KEK Likupang sebagai lima wilayah super prioritas pariwisata nasional.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Atap (PMPTSP) Sulut Frangky Manumpil mengatakan, investasi PT Bhineka Mancawisata di bidang pariwisata mengukuhkan arah pembangunan pariwisata Sulawesi Utara tepat, on the track.

“Kita butuh investor seperti ini. Pemerintah Provinsi Sulut antusias membantu pembangunan hotel plus kawasan wisata pantai dan laut, pembangunan fisik hotel dan kawasan wisata di Likupang Barat memperindah Likupang dengan sejumlah pesona alam, laut dan pantai yang dimiliki, oleh karena itu kami berikan karpet merah membantu segala perizinan kepada mereka,” katanya.

“Pak Gubernur Olly Dondokambey selalu mengingatkan kepada kami agar mencari dan membantu setiap investor ataupun investasi pariwisata, karena dengan investasi daerah ini akan maju dan ekonomi masyarakat akan bertambah seperti dialami Bali,” lanjutnya.

Frangky Manumpil menambahkan, laju investasi hotel dan prasarana pendukung parisiwata seperti listrik tahun 2020 mencapai Rp 5,2 triliun dari target Rp 3 triliun. Investasi itu didukung dengan suntikan dana pemerintah pusat Rp 1 triliun membenahi infrastruktur penunjang seperti pembangunan terminal baru bandara Sam Ratulangi dan jalan menuju ke lokasi KEK Likupang sepanjang 31,5 kilometer dari bandara Sam Ratulangi.

Pembangunan terminal baru bandara Sam Ratulangi yang diperluas dua kali lipat, yang semula 26.000 meter persegi menjadi 56.000 meter persegi, lengkap dengan fasilitas terminal internasional. Perluasan bandara memungkinkan menampung jumlah penumpang 6 juta pertahun dari yang sebelumnya hanya 2,5 juta orang pertahun, semua ditergetkan selesai tahun ini.

“Boming turis China sejak tahun 2017 hingga 2019 menjadikan paket-paket pariwisata selam dan atraksi wisata Paralayang memberi keuntungan dan kemajuan bagi masyarakat lokal dan pengelola pariwisata,” pungkasnya.

Sementara, Direksi PT Bhineka Mancawisata Teddy Darmanto dan Kepala Operasional cabang Manado Yuri Christian mengatakan, investasi pariwisata di Paputungan Likupang Barat berupa hotel bintang lima dan sejumlah destinasi lainnya, dimana di sekitar hotel akan dibangun wisata air, taman satwa, kebun buah dan taman bunga. Selanjutnya akan dibangun pasar seni budaya dan kerajinan, permainan rekreasi edukatif, mangrove walk dan terutama atraksi kapal wisata bawah air yang akan menjelajahi taman laut Bunaken.

“Kami hadir di sini untuk memperindah dan melestarikan alam Likupang dengan pembangunan pariwisata. Tabu bagi kami merusak lingkungan. Alam di Likupang yang sudah ada kami lestarikan menjadi lebih indah. Ingat ini investasi pariwisata bukan investasi tambang. Pariwisata butuh keindahan alam,” kata Teddy.

Rising Star
Tahun 2019 pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pariwisata menganugerahi Sulawesi Utara sebagai The Rising Star pariwisata nasional dengan lonjakan kedatangan turis asing 600 persen dalam empat tahun belakangan. Apresiasi tersebut diikuti dengan menjadikan KEK Pariwisata Likupang sebagai lima destinasi super prioritas bersama empat destinasi lainnya, Borobudur (Jawa Tengah), Danau Toba (Sumatera Utara), Mandalika (Nusa Tenggara Timur) dan Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur).
(ekin)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *